
Pada hari Jumat, 25 Januari 2025, para santri Majlis Tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar melaksanakan kegiatan Rihlah Tarbawiyah ke dua tempat istimewa, yaitu Al-Azhar Islamic Boarding School Karanganyar dan Agrowisata Amanah. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan spiritual dan karakter para santri, yang bertujuan tidak hanya untuk menyegarkan pikiran dan tubuh, tetapi juga menambah wawasan serta memperkuat semangat dalam menghafal Al-Qur’an. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, penuh semangat, dan membawa manfaat besar bagi para peserta.
Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Al-Azhar Islamic Boarding School Karanganyar. Di tempat ini, para santri diberikan kesempatan emas untuk belajar secara langsung tentang sistem dan metode hafalan Al-Qur’an yang diterapkan oleh pesantren tersebut. Dengan penuh perhatian dan antusiasme, para santri mengikuti sesi pembelajaran yang disampaikan oleh pengasuh tahfidz setempat. Dalam sesi tersebut, mereka menerima berbagai tips dan motivasi dalam menjaga konsistensi hafalan serta menanamkan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Tidak hanya mendapatkan ilmu secara teoritis, para santri juga diajak berkeliling lingkungan pesantren untuk menyaksikan secara langsung situasi dan fasilitas yang mendukung proses tahfidz di sana. Kegiatan ini membuka wawasan baru dan memberikan inspirasi bagi para santri Majlis Tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar dalam mengembangkan diri dan meneguhkan niat mereka dalam menuntut ilmu dan menghafal Kalamullah.
Setelah kunjungan ke Al-Azhar Islamic Boarding School, rangkaian kegiatan Rihlah Tarbawiyah dilanjutkan dengan wisata edukatif dan rekreatif di Agrowisata Amanah. Di lokasi ini, para santri mengikuti berbagai aktivitas outbound yang seru dan menantang, seperti panjat tebing, flying fox, rafting, dan bermain air di wahana water boom. Meski penuh keringat dan tantangan, semua kegiatan dijalani dengan riang gembira dan kerja sama yang solid antar sesama santri.
Kegiatan outbound ini bukan semata-mata hiburan, tetapi juga sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah, membangun kepercayaan diri, dan melatih kerja sama dalam suasana yang menyenangkan. Para santri belajar banyak hal tentang kepemimpinan, keberanian, dan pentingnya saling mendukung dalam satu tim.
Dengan kombinasi antara pembelajaran spiritual di pesantren mitra dan pembinaan karakter melalui outbound, Rihlah Tarbawiyah ini menjadi pengalaman yang berkesan dan membekas bagi seluruh peserta. Harapannya, kegiatan semacam ini dapat terus diadakan secara berkala agar para santri semakin semangat dalam menghafal, semakin kuat dalam ukhuwah, serta semakin matang secara mental dan spiritual dalam menjalani kehidupan sebagai penjaga Kalamullah.
