Rihlah Tarbawiyah Asatidz TMI dan TMt-I

Dalam mengisi liburan pertengahan tahun, dewan guru Tarbiyatul Mualimin dan Muallimat Al-Islamiyah (TMI/ TMt-I) mengadakan kegiatan tahunan yaitu Rihlah Tarbawiyah ke Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Desember 2016 untuk asatidz TMI, dan ke Pondok Baitussalam Klaten pada Selasa, 20 Desember 2016 untuk asatidz TMt-I. Dari silaturrahim ini, para asatidz mendapatkan wawasan baru, khususnya dalam masalah kaderisasi di Madrasah Muallimin Yogyakarta.

Penerapan kaderisasi di Madrasah milik Persyarikatan Muhammadiyah ini telah dilakukan di berbagai lini dengan baik. Sebagai contoh, Madrasah ini memiliki 5 jajaran direktur, 4 di antaranya yang diisi oleh asatidz pada usia di bawah 50 tahun, sedangkan yang satu diisi oleh asatidz yang samasih muda. Selain itu, madrasah juga tidak menerima santri pindahan dari sekolah lain, hal ini tentu agar proses pembinaan kader-kader dapat berjalan dengan baik dan teratur.

Lain halnya dengan asatidz TMI, Asatidz TMt-I yang bersilaturrahim ke Pondok Baitussalam berkesempatan mempelajari model kurikulum di pesantren tersebut, yaitu penerapan integrasi rumpun keilmuan agama dan umum.
Selain silaturrahim ke dua lembaga pendidikan tersebut, para asatidz juga berkesempatan menikmati wisata rafting di Sungai Elo dan Malioboro. (Ali Cholid)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *