
Pada hari Selasa, 10 Desember 2024, suasana di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar kembali dipenuhi semangat dan harapan baru seiring dengan diselenggarakannya Apel Pembukaan Semester 2 bagi seluruh santri Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI). Kegiatan apel yang berlangsung secara khidmat ini diikuti oleh seluruh santri dari berbagai tingkatan kelas, serta para asatidz dan staf pondok yang turut hadir untuk menandai awal dari perjalanan akademik di semester baru.
Apel yang dilaksanakan di halaman utama pondok ini menjadi simbol dimulainya kembali rutinitas belajar-mengajar setelah para santri menjalani masa liburan semester 1 dengan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman masing-masing. Meski baru kembali dari suasana liburan, para santri tampak hadir dengan penuh antusias dan semangat tinggi, menunjukkan kesiapan mereka untuk kembali menapaki tangga ilmu dengan sungguh-sungguh.
Dalam sambutannya yang menginspirasi, Pimpinan Pondok menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh santri agar memulai semester baru ini dengan semangat belajar yang lebih tinggi dan sikap disiplin yang lebih kuat. Beliau menegaskan bahwa waktu adalah anugerah yang tidak ternilai, dan sebaik-baik waktu adalah yang dimanfaatkan untuk menuntut ilmu serta mengembangkan potensi diri. Menurut beliau, keberkahan hidup akan menyertai siapa pun yang bersungguh-sungguh dalam belajar dan berjuang di jalan ilmu, karena ilmu adalah cahaya yang menerangi masa depan dan jalan hidup seseorang.
Apel pembukaan ini berlangsung dengan tertib dan lancar dari awal hingga akhir. Suasana tampak penuh keseriusan namun tetap hangat, mencerminkan sinergi yang baik antara santri dan pengasuh pondok. Sorot mata para santri yang penuh harapan dan semangat belajar memperlihatkan kesiapan mereka untuk kembali menekuni kegiatan belajar di lingkungan pondok yang sarat akan nilai-nilai keislaman dan kedisiplinan.
Dengan dimulainya semester kedua ini, Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar kembali melanjutkan misinya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan agama dan umum, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, dan kesiapan untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
