Pimpinan Pondok Resmikan Edelweiss

Jumat pagi, 21 Rabi’u Tsani 1438/ 20 Januari 2017, Yayasan Pemeliharaan dan Pengembangan Wakaf (YPPW-PPWS) mengadakan acara peresmian Asrama Pesantren kecil, MCK Edelweiss, dan Instalasi Air al-Kautsar di kampus putri Pondok Ngabar.

Turut hadir dalam acara Ketua Majlisu Riyasatil Ma’had, Pimpinan Pondok, Ketua-ketua lembaga, dan jajaran asatidz dengan antusias dengan penuh kesyukuran.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok menyampaikan apresiasi kepada tim yayasan yang sudah bekerja keras dalam memperbaiki fasilitas santri baik di kampus putra maupun putri.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ustadz Zaki dan tim semuanya yang selama sekian bulang figthing untuk perbaikan sarana prasarana, mulai dari al-Madinah, gedung Juang, Misykat, dan yang terakhir di sini (kampus putri)”, ujar Ustadz Heru.

Pemilihan nama Edelweiss merupakan inisiatif dari ketua-ketua lembaga. Menurut ketua yayasan, Ustadz Zaki Su’aidi, nama tersebut merupakan sebuah harapan dan doa agar misi dan perjuangan pondok tetap berlangsung abadi sebagaimana bunga Edelweiss.

“Edelweiss merupakan nama bunga yang tumbuh di pegunungan yang selalu berbunga sepanjang tahun dan hidupnya di bebatuan. Itu filosofinya adalah agar cita-cita dan keinginan kita semua dalam meninggikan kalimat Allah, untuk memperjuangkan misi pondok kita selalu tetap tegak, tetap berdir, dan kokoh.”, ujar Ustadz Zaki dalam sambutannya.

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Ustadz KH. Moh Ihsan, M,Ag dengan memotong pita, dan penyerahan kunci dari pihak yayasan yang diwakili oleh Ustadz Imron Rosyidi, M.Si kepada Direktur Tarbiyatul Mu’allimat al-Islamiyyah, Ustadz Hadi Wiyono, M.HI dan Ketua Majlis Pembimbing Santri Putri, Ustadzah Rahmah Maulidia, M.A.

Proyek renovasi asrama pesantren kecil, MCK Edelweiss –yang sebelumnya bernama MCK Bosnia-, dan Instalasi air al-Kautsar dilaksanakan pada September 2016 – Januari 2017 dengan menelan biaya Rp. 230.000.000,-.

Usaha ini merupakan salah satu upaya Pondok Ngabar dalam memenuhi fasilitas dasar yang bagi para santri, agar dapat maksimal dalam menuntut ilmu di pondok. (Amir Dardiri)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *