Ngabar, Mengukir Prestasi di Jambore Asean 2016

Pondok Ngabar – Pondok Pesantren Wali Songo tahun ini mengirimkan delegasi untuk mengikuti Pesta Pramuka Penggalang se ASEAN ke-5 (5th ASEAN Jamboree) di Terengganu Malaysia, pada tanggal 15 – 20 September 2016. Jambore ASEAN ke- 5 diikuti oleh 10.134 peserta dari 9 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Sri Lanka, Vietnam, India, Singapura, dan Thailand.

Jambore ASEAN adalah pesta para Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan 1 – 2 tahun sekali, yang dikelola oleh ASARC (ASEAN Scout Association for Regional Cooperation) . Jambore ASEAN ini bertujuan untuk mempererat persahabatan antar bangsa , mengenalkan budaya dan adat istiadat setiap negara peserta , dan sebagai bentuk dukungan atas terjalinnya hubungan dalam komunitas bangsa ASEAN.

PP Wali Songo mengutus 2 regu yang terdiri dari 10 Penggalang putri dan 10 Penggalang putra, dengan 4 orang Pembina sebagai pendamping. Selama berkegiatan di Jambore ASEAN, kontingen Pramuka PP Wali Songo mencuri perhatian dari negara lain karena penampilan yel – yel yang atraktif dan dinamis. Kontingen PP Wali Songo juga aktif dan berhasil dengan baik dalam mengikuti seluruh rangkaia acara yang telah disusun oleh panitia penyelenggara.

Prestasi lain yang dicapai oleh kontingen Pramuka PP Wali Songo adalah sebagai juara kompetisi Pelatih tingkat ASEAN, oleh Kakak Azizah Rahmawati sebagai wakil dari Indonesia. Gelar juara ini diperoleh setelah melalui 5 tahap test dan mengalahkan 350 Pembina dari sembilan negara peserta. Adapun peringkat negara yang menjadi juara adalah Indonesia, Sri Lanka, Malaysia, dan Vietnam. Sungguh prestasi yang patut mendapat apresiasi dan semoga menjadi semangat bagi kemajuan Pramuka PP Wali Songo.

Di sela acara Jambore ASEAN , kontingen PP Wali Songo diberi kesempatan untuk melakukan lawatan ke sebuah sekolah favorit di Thailand, yaitu sekolah Tessaban 3. Kontingen di sambut oleh wakil walikota setempat. Setelah acara ramah tamah dan presentasi singkat tentang sekolah tersebut, acara dilanjutkan dengan penampilan kolaborasi dua negara, Indonesia – Thailand. Acara diakhiri dengan jamuan makan siang di sebuah restauran Thailand.

Penutupan Jambore ASEAN dilaksanakan tanggal 19 September 2016 pukul 21.00. Indonesia sebagai pengirim kontingen terbesar membawa pulang sejumlah penghargaan, diantaranya sebagai penampil budaya dan kesenian terbaik oleh tim Aceh, Sumut, Sulsel, Riau, Lampung, Jatim, dan Bali. Lima Pembina GP Indonesia juga dianugerahi penghargaan oleh Pengakap Negeri Terengganu oleh Chief Scout Persekutuan Pengakap Malaysia Tan Sri Dato’ Seri Paduka Dr Haji Shafie bin Haji Mohd Salleh.

Dengan mengikuti Jambore ASEAN ini, diharapkan para peserta delegasi Pramuka PP Wali Songo dapat mengambil banyak pengetahuan dan wawasan dari seluruh rangkaian interaksi dengan negara-negara ASEAN, sehingga dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan Pramuka PP Wali Songo.

Rangkaian acara Jambore ASEAN ditutup dengan mengikuti tour ke sejumlah negara tetangga yaitu Thailand, Singapura, dan Malaysia. Kontingen PP Wali Songo mengunjungi beberapa daerah wisata di ketiga negara tersebut.

Jambore ASEAN tahun 2017 akan diselenggarakan oleh Pramuka Filipina BSP (Boy Scout of the Philippines ) di Filipina. Jambore ASEAN ke – 1 berlangsung di Filipina 1993, ke-2 di Jakarta 2008, ke-3 di Singapura 2011, ke-4 di Thailand 2013, ke -5 di Terengganu Malaysia 2016. Semoga tahun depan Pramuka PP Wali Songo dapat kembali berkiprah dan berprestasi di tingkat ASEAN. (Tri Wahyu Anggoro)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *