Pondok Ngabar. Sabtu (5/8) Majelis Pembimbing Santri (MPS) Putri mengadakan latihan memanah dengan Trainer Umi Masyithoh, alumni Pondok Ngabar ke-37 asal Batu Malang. Acara berlangsung di halaman kampus putri. Umi menyampaikan bahwa memanah itu identik dengan sasaran, keteguhan tangan, kekuatan menarik gendawanya, dan perkiraan angin. Seluruh hal tersebut merupakan nilai positif yang ada dalam anjuran latihan memanah yang sangat baik dimiliki setiap muslim/ah. Kegiatan ini diikuti oleh Jajaran Dewan Guru yang berdomisili di dalam kampus serta seluruh santriwati Ngabar.
Tujuan latihan ini adalah belajar fokus/konsentrasi/istiqomah, jadi ajari anak membidik sasaran dalam hidup ini. Bahwa hidup harus mempunyai sasaran yang jelas dan melakukan usaha untuk mencapai dengan keteguhan dan kekuatan. Sasaran bukan tujuan utama tapi acuan untuk melangkah dan fokus pada proses bukan hasil akhir, sehingga akan lahir generasi-generasi dengan penguasan energi tubuh yang kuat, menguasai tekhnologi, dan memiliki pribadi berakhlakul karimah. Namun satu hal yang harus di ingat adalah kemampuan yang di simbolkan dengan berenang, memanah, dan berkuda adalah amanah yang harus di gunakan untuk mematuhi perintah Allah dan Rosulnya, bukan untuk memenuhi tuntutan hawa nafsu.
Secara terpisah, memanah memiliki berbagai manfaat, di antaranya; 1) secara fisik, untuk menjaga fleksibilitas otot jari tangan, lengan, hingga pundak, melatih keawasan/ketajaman pandangan mata, serta melancarkan peredaran darah dalam tubuh; 2) secara jiwa, melatih konsentrasi, melatih kesabaran, melatih kestabilan emosi, dan percaya diri. (Zulfa Amalia)
