
Ahad, 19 Januari 2025, suasana pagi di lingkungan Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar tampak begitu semarak dan khidmat. Himpunan Keluarga Besar Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar kembali menggelar kegiatan rutin Kajian Ahad Pagi, yang kali ini dilaksanakan di halaman depan Masjid Jami’ Pondok. Kegiatan ini menjadi agenda istimewa karena menghadirkan seorang tokoh yang dikenal luas sebagai dai dan penggiat dakwah yang inspiratif, yaitu H. Ahmad Nur Hilaluddin Hasyim, S.Ag., sebagai pembicara utama.
Sejak pagi hari, para jamaah dari berbagai kalangan sudah mulai berdatangan, baik dari kalangan santri, ustadz, keluarga besar pondok, hingga masyarakat sekitar yang memang senantiasa antusias mengikuti kegiatan-kegiatan keilmuan yang digelar oleh pondok. Kehadiran mereka mencerminkan antusiasme yang tinggi terhadap pentingnya menambah ilmu agama dan menjalin silaturahmi dalam balutan suasana penuh kehangatan.
Dalam kajian yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut, H. Ahmad Nur Hilaluddin Hasyim menyampaikan materi-materi yang sarat dengan makna dan relevan dengan realitas kehidupan umat Islam masa kini. Gaya penyampaiannya yang komunikatif dan penuh semangat membuat hadirin sangat menikmati setiap untaian kalimat yang keluar dari beliau. Beliau menekankan pentingnya menguatkan hubungan dengan Allah melalui ibadah yang khusyuk dan istiqamah, serta pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia melalui akhlak mulia dan sikap sosial yang positif.
Tak hanya sekadar menyampaikan ceramah, beliau juga banyak berbagi pengalaman spiritual dan kisah nyata yang menginspirasi para jamaah untuk terus memperbaiki diri dan istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Banyak peserta yang terlihat mencatat poin-poin penting, bahkan tidak sedikit pula yang mengabadikan momen tersebut melalui foto dan video sebagai bahan refleksi pribadi dan pembelajaran keluarga.
Selepas kajian, suasana keakraban semakin terasa ketika Himpunan Keluarga Besar Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar menyediakan sarapan gratis bagi seluruh peserta yang hadir. Hidangan sederhana namun penuh keberkahan tersebut dinikmati dalam suasana santai namun penuh makna, mempererat jalinan ukhuwah Islamiyah di antara jamaah. Momen makan bersama ini menjadi ajang pertemuan antarwarga, alumni, orang tua santri, dan elemen pondok lainnya yang memperkuat rasa kekeluargaan yang selama ini menjadi salah satu ciri khas Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar.
Kegiatan Kajian Ahad Pagi kali ini bukan hanya berhasil sebagai agenda dakwah dan peningkatan keilmuan, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat hubungan antara pondok dan masyarakat. Ini membuktikan bahwa pesantren bukan hanya tempat belajar bagi para santri, tetapi juga pusat peradaban Islam yang aktif dalam membina umat dan menjadi sumber pencerahan di tengah masyarakat.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, semua pihak berharap agar semangat kebersamaan dan semangat mencari ilmu yang ditunjukkan dalam kajian ini terus terjaga dan menjadi inspirasi untuk melanjutkan langkah-langkah positif dalam kehidupan. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan memberikan dampak yang lebih luas lagi bagi umat.
