![]()
Pada Sabtu 29 Oktober 2016 M lalu, Majelis Pembimbing Santri Putra mengadakan serangkaian proses interview, dengan tujuan untuk menggali lebih dalam dari sekian banyak potensi yang dimiliki oleh seluruh kelas 5 para calon pengurus OSWAS periode 2016-2017 M.
Interview dilaksanakan pada malam hari, yaitu dimulai pukul 20.00 – 24.00 WIB atau tepatnya tengah malam. Interview tahun ini diikuti sebanyak 94 santri kelas 5, yang dibagi menjadi 4 kelompok besar dengan musyrif: (1) Ust. Hady Saptono, S. Ag, (2) Ust. Muhammad Thohir, M.Pd.I, (3) Ust. Ihwanudin, S.Pd.I, dan (4) Ust. Hardian Ridho Wahyono.
Dalam interview tersebut, banyak pertanyaan yang diajukan, diantaranya mengenai ibadah amaliyah, pengalaman organisasi, kematangan pribadi, visi menjadi seorang pengurus dan bagaimana tata cara membina anggota yang baik sebagaimana koridor pendidikan pesantren yang ada. Selain itu, tujuan lain dari interview ini adalah untuk melihat seberapa siap para calon pengurus ini mengemban tongkat estafet kepemimpinan OSWAS untuk satu tahun mendatang, karena tidak semua santri siap dan mau menjadi pengurus OSWAS, dan yang siap pun belum tentu layak dan cocok menjadi pengurus.
Melalui interview ini juga, seluruh santri kelas 5 akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menempati berbagai macam amanah jabatan dan organisasi yang bertujuan untuk mendidik dan mendewasakan mereka, karena tidak mungkin semua menjadi OSWAS ataupun sebaliknya yaitu mudabbir kamar. Diantara pembagian amanah tersebut ialah kepengurusan OSWAS, pengurus rayon/kamar, pengurus organisasi/club, pembantu di berbagai unit usaha pondok seperti kopel, kantin, laundry dll.
Wal akhir, dimanapun nanti akhirnya ditempatnya semuanya memiliki nilai pendidikan, karena seburuk apapun tempatnya, mutiara akan tetap bersinar terang. Kualitas bukan ditentukan oleh tempat, tapi seberapa kuat niat dan kerja keras kita. (Khoirul Fawaid)
