Rihlah Tarbawiyah Iqtishodiyah Santri Akhir Kelas VI Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah ke Yogyakarta

Pada hari Jumat hingga Sabtu, tanggal 6–7 Desember 2024, para santri akhir kelas VI Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar menjalani sebuah program spesial bertajuk Rihlah Tarbawiyah Iqtishodiyah ke Yogyakarta. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai sarana rekreasi semata, melainkan lebih jauh untuk memberikan wawasan praktis tentang dunia akademik dan kewirausahaan kepada para santri, menjelang akhir masa studi mereka di pondok tercinta.

Rihlah ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para santri menghadapi realitas kehidupan setelah lulus, di mana mereka diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, baik di dunia pendidikan tinggi maupun di bidang ekonomi kreatif. Dengan semangat dan antusiasme tinggi, para santri berangkat untuk memulai perjalanan mereka menimba ilmu dan pengalaman di luar lingkungan pondok.

Tujuan pertama dalam rangkaian kegiatan ini adalah kunjungan ke Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, salah satu perguruan tinggi Islam ternama di Indonesia. Di UII, para santri disambut dengan hangat dan mendapatkan pemaparan inspiratif tentang dunia perkuliahan, berbagai program akademik, serta peran penting keilmuan Islam dalam upaya membangun masyarakat yang berkeadaban dan berdaya saing global. Melalui sesi ini, santri diharapkan memiliki gambaran yang lebih luas mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar dan berkontribusi di masa depan.

Setelah menggali wawasan akademik, perjalanan dilanjutkan ke destinasi berikutnya, yakni Omah Oblong Jogja T-Shirt. Di tempat ini, para santri diajak untuk memahami lebih dalam mengenai dunia industri kreatif, khususnya dalam bidang produksi dan pemasaran produk kaus lokal khas Jogja. Mereka belajar tentang proses kreatif, inovasi, manajemen bisnis, hingga strategi pemasaran yang efektif dalam dunia wirausaha. Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga yang membuka cakrawala berpikir santri mengenai pentingnya semangat enterpreneurship di era modern.

Pada hari kedua, untuk memberikan keseimbangan antara kegiatan edukatif dan relaksasi, rombongan santri mengunjungi Umbul Cokro di Klaten, sebuah destinasi wisata air yang populer di wilayah tersebut. Di tempat ini, para santri menikmati suasana segar dan santai, berbaur dalam kebersamaan yang penuh keakraban setelah serangkaian kegiatan serius. Momen ini menjadi ajang bagi mereka untuk menyegarkan pikiran, mempererat ukhuwah, serta mengumpulkan energi baru untuk menatap masa depan.

Secara keseluruhan, Rihlah Tarbawiyah Iqtishodiyah ini berjalan dengan lancar, penuh manfaat, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman santri dari sisi akademik dan kewirausahaan, tetapi juga memperkuat mental dan spiritual mereka sebagai calon alumni yang siap mengabdi kepada masyarakat dengan ilmu dan akhlak yang mereka miliki.