Strategi Mempersiapkan Santri Akhir Sukses Menghadapi Ujian

 2019-02-15 18:41


Strategi Mempersiapkan Santri Akhir Sukses Menghadapi Ujian

Pondok Ngabar - Di sela kunjungan sejumlah kepala Madrasah Ibtidaiyyah yang tergabung dalam KKM MI Kota Tangerang ke Pondok Pesantren “Wali Songo” Ngabar pada Jum’at (18/1), Ustadz Yusef J. Hilmi mengambil kesempatan membuka dialog dan berbagi pengetahuan dengan santri kelas 6 putri. Beliau yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ini berbagi ilmu terkait strategi menghadapi ujian nasional. Karena pada nantinya santri kelas 6, selain menghadapi ujian akhir pesantren, juga akan menghadapi Ujian Akhir Madrasah Bertaraf Nasional (UAMBN) dan Ujian Nasional (UN).
.
Menurutnya, keberhasilan santri menghadapi ujian pada umumnya, khususnya UN dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kemampuan menjawab pertanyaan secara tepat dan benar agar dapat mencapai Standar Kelulusan Minimal (SKM). Untuk sampai pada SKM yang ditentukan, santri perlu mengetahui cara belajar yang efektif dan efisien sehingga benar-benar mampu menghadapi dan mengikuti ujian tersebut dengan kemampuan sendiri dan dengan hasil yang sebaik-baiknya.
.
Ustadz Yusef menegaskan bahwa tugas utama seorang santri adalah belajar dan memahami segala yang diajarkan di pesantren. “Tugas utama santri di pondok adalah belajar, dipondok diajarkan berbagai macam pelajaran sesuai dengan tingkatan masing-masing. Selama ini para pembelajar dituntut untuk menguasai materi, tapi mereka tidak menguasai materi, tidak semua menguasai cara belajarnya. Diharapkan dengan mereka menguasai alatnya atau cara belajarnya itu mereka bisa menguasai materi-materi yang mereka dapatkan dipondok ini”, tuturnya
.
Teknik membaca efektif, mencatat efektif, dan mengingat efektif. Dengan penguasaan tiga teknik tersebut, santri bisa mendapatkan apa yang selama ini mereka harapkan, yaitu pemahaman dan pengamalan materi yang diajarkan di pesantren.
.
Sasaran awal dalam forum dialog ini adalah bagaimana menyiapkan santri menghadapi UN. Sedangkan tujuan jangka panjangnya adalah menyiapkan santri untuk melanjutkan perguruan tinggi untuk menjadi pelajar yang kreatif dan responsif atas perkembangan zaman. (Sazali)