Re-Akreditasi TA al-Manaar, Tingkatkan Mutu Lembaga Pendidikan

 2018-09-10 17:37


Re-Akreditasi TA al-Manaar, Tingkatkan Mutu Lembaga Pendidikan

Pondok Ngabar- 10 tahun setelah menjalani akreditasi terakhir pada 2008, kini Tarbiyatul Athfal (TA) al-Manaar menjalani proses re-akreditasi oleh asesor dijadwalkan berlangsung satu hari pada Sabtu (10/9).

 “Masa berlaku akreditasi Tarbiyatul Athfal al-Manaar berakhir tahun ini. Untuk itu kami melakukan proses akreditasi kembali agar lembaga ini tetap memiliki status akreditasi”, Ungkap Kepala Sekolah TA al-Manaar, Ustadzah Binti Lathifah, S.Pd

Adapun asesor pada visitasi  ini berasal dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD dan PNF) Provinsi Jawa Timur yaitu bapak David Ari Setyawan, M.Pd dan ibu Ana Diana Farah, S.Psi., M.Pd yang disambut hangat oleh bapak Pimpinan Pondok Pesantren “Wali Songo” Ngabar, Ustadz Drs. KH. Moh. Ihsan, M.Ag di joglo sekretariat pondok sebelum melakukan peninjauan ke TA al-Manaar.

Sebelum rangkaian akreditasi dimulai, para asesor menjelaskan dalam pendahuluannya, bahwa akreditasi yang dilaksanakan oleh BAN PAUD dan PNF ini memiliki tujuan tersendiri untuk menentukan tingkat kelayakan suatu lembaga PAUD dalam menyelenggarakan layanan pendidikan serta untuk memperoleh gambaran kinerja PAUD tersebut.  Ada beberapa standar yang menjadi indikator dalam proses penilaian kelayakan tersebut yang disusun dalam instrument akreditasi yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP).

“Standar yang akan diperika dalam uji kelayakan ini mencakup 8 standar, diantaranya standar tingkat pencapaian perkembangan, standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan.” Ujar Bapak David, selaku asesor dalam visitasi ini.

Semoga proses akreditasi yang sudah dilaksanakan memberikan manfaat yang besar bagi TA al-Manaar yang merupakan salah satu dari 4 jenjang pendidikan yang ada di Pondok Ngabar. (Sazali)