Standarisasi Calon Santri, Perbaiki Kualitas Pendidikan

 2018-07-31 09:54


Standarisasi Calon Santri, Perbaiki Kualitas Pendidikan

Pondok Ngabar- Dengan menyeimbangkan perkembangan tekonologi yang hadir di tengah semaraknya era globalisasi. Pondok Pesantren “Wali Songo” Ngabar (Pondok Ngabar) menyediakan pendaftaran online bagi masyarakat yang berminat untuk bersekolah di pondok tersebut. Selain memudahkan para calon santri untuk menjangkau keadaan pondok, juga memberikan solusi untuk para calon santri yang berada jauh dari pondok.

Setelah melaksanakan pendaftaran, calon santri akan melaksanakan beberapa rangkaian ujian diantaranya ujian tulis dan ujian lisan. Ujian tulis meliputi pengetahuan agama Islam, matematika, dan IPA. Sedangkan ujian lisan meliputi membaca al-Qur’an, do’a harian, ibadah ‘amaliyah, dan imla’ (menulis arab). Standarisasi ini diberlakukan untuk mengukur seberapa kuat kesiapan calon santri yang akan menuntut ilmu di Pondok Ngabar. Karena kelak mereka akan banyak bergelut dengan kitab-kitab berbahasa Arab saat memasuki tahun kedua di pesantren, khususnya pada materi-materi keagamaan seperti fiqih, tauhid, ushul fiqh, tafsir, dsb.

Adapun pelaksanaan pendaftaran terbagi menjadi 2 gelombang dan 3 tahap ujian seleksi. Gelombang pertama dibuka pada Jum’at, 16 Februari 2018 - Kamis, 10 Mei 2018. Seleksi masuk tahap pertama dilaksanakan pada Sabtu, 12 Mei 2018. Pada tahap ini santri yang lulus seleksi berjumlah 73 orang dan yang tidak lulus seleksi berjumlah 4 orang.

Gelombang kedua dibuka pada Ahad, 13 Mei 2018 – Jum’at, 29 Juni 2018 dengan dua tahap seleksi. Seleksi masuk tahap kedua yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Juni 2018 meluluskan sebanyak 147 orang dan 2 santri tidak lulus. Sedangkan seleksi tahap ketiga yang dilaksanakan pada Sabtu, 30 Juni 2018 meluluskan 78 santri dan 2 santri tidak lulus.

Dari tiga tahap seleksi yang ada, total santri putra yang diterima di Pondok Ngabar berjumlah 298 dari total 351 pendaftar. Adapun santri putri yang diterima berjumlah 281 dari total 300 pendaftar. Dari hasil penerimaan santri baru tahun ini, jumlah santri yang menuntut ilmu di Ngabar menjadi 2.119 santri putra dan putri dengan jumlah guru sebanyak 322 guru. Dengan demikian, rasio antara guru: santri di Pondok Ngabar sangat bagus yaitu 1:7.

Adanya sistem standarisasi calon santri yang diterapkan 3 tahun terakhir ini adalah untuk memperbaiki kualitas input Pondok Ngabar. Diharapkan dengan adanya input yang standar akan memudahkan santri dan guru dalam proses pendidikan. (Sazali, Amir)