Apel Tahunan dan Kirab Budaya Tegaskan Persatuan Bangsa

 2018-07-22 08:54


Apel Tahunan dan Kirab Budaya Tegaskan Persatuan Bangsa

Pondok Ngabar- Sabtu, 21 Juli 2018, Pondok Pesantren “Wali Songo” Ngabar (Pondok Ngabar) mengadakan Apel Tahunan Khutbatul Iftitah 2018. Kegiatan ini merupakan salah satu sunnah dalam rangkaian pekan perkenalan di Pondok Ngabar yang diikuti seluruh santri dan guru.

Kegiatan tahunan ini diadakan untuk menanamkan kembali nilai-nilai kepesantrenan yang ada di Pondok Ngabar. Setidaknya ada lima nilai yang harus tertanam dalam diri seluruh keluarga pondok, yaitu keikhlasan, kesederhanaan, ukhuwah Islamiyah, berdikari, dan kebebasan. Kelima hal itu terangkum dalam panca jiwa pondok. Selain penanaman nilai-nilai itu, Khutbatul Iftitah juga sebagai ajang pengenalan kepada pondok, pembaruan niat, penyamaan visi dan misi antara kiai, guru, santri, dan seluruh keluarga pondok, sehingga pondok dapat berjalan lebih baik dalam satu tahun mendatang.

“Kenalilah pondok ini bagaimana sejarahnya, oleh siapa dan kapan didirikan, milik siapa, bagaimana panca jiwa dan arah tujuannya, apa program-programnya, apa yang dicari di dalamnya, dan seterusnya”, terang Ustadz KH. Drs. Moh. Ihsan, M.Ag, selaku inspektur upacara.

Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa dalam Apel Tahunan sarat akan nilai persatuan di tengah kemajemukan yang merupakan cerminan bangsa Indonesia. “Hari ini, dari Sabang sampai Merauke, bahkan dari luar negeri, Malaysia, Thailand, Republik Fiji, bersatu dalam Apel Tahunan dan dilanjutkan dengan kirab budaya yang dikemas dengan ukhuwah Islamiyyah. Itulah persatuan dan kesatuan, itulah bineka tunggal ika, itulah NKRI”, tegasnya.

Kiai Ihsan juga berpesan agar para santri tidak salah niat dalam saat berada di pesantren. Hendaknya tiap santri berniat untuk mencari ilmu, bukan mencari ijazah. “Pondok Pesantren Wali Songo adalah tempat belajar, mencari ilmu, bukan mencari ijazah”, lanjut beliau.

Usai upacara, pimpinan pondok melepas secara simbolis rombongan kirab budaya yang tergabung dalam kelompok organisasi santri dan konsulat. Masing-masing kelompok menunjukkan pakaian khas budayanya yang mencerminkan bahwa pesantren adalah pemersatu bangsa sesuai dengan tema Khutbatul Iftitah tahun ini, Ngabar meneguhkan semangat keislaman dan kepesantrenan bagi bangsa.(Amir)