Perbaiki Fasilitas Santri, Ngabar Bangun Asrama Siti Hajar 2

 2018-07-22 07:28


Perbaiki Fasilitas Santri, Ngabar Bangun Asrama Siti Hajar 2

Ngabar- Yayasan Pemeliharaan dan Pengembangan Wakaf Pondok Pesantren “Wali Songo” Ngabar (YPPW-PPWS) mengadakan kegiatan peletakan batu pertama asrama Siti Hajar 2 yang berlokasi di utara gedung Nadlwatul Baroroh pada Sabtu, 7 Juli 2018. Asrama yang kelak digunakan untuk santri baru ini dibangun dengan 3 lantai, 15 ruang, dan estimasi daya tampung sebanyak 450 santri. Adapun asrama Siti Hajar 1 akan difungsikan menjadi ruang kelas.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Majlis Riyasatil Ma’had (MRM) Ustadz M. Bisri, M.A, Pimpinan Pondok, Ketua YPPW-PPWS, Ketua Majelis Pembimbing Santri (MPS) Putra dan Putri, Direktur Tarbiyatul Mu’allimin/Mu’allimat al-Islamiyyah (TMI/TMt-I), dan jajaran dewan guru. Ustadz Bisri didampingi pimpinan pondok memotong pita sebagai tanda dimulainya pembangunan Siti Hajar 2.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Ustadz KH. Heru Saiful Anwar, M.A menyampaikan rasa syukur atas dibangunnya asrama tersebut. “Alhamdulillah hari ini, sebagai kelanjutan untuk menampung para santri, khususnya kelas dan asrama, hari ini  akan dimulai pembangunannya asrama Siti Hajar 2”, ujarnya.

Selain untuk memenuhi fasilitas dasar santri, pembangunan ini juga merupakan bagian dari pengelolaan tata ruang kampus putri yang telah dilakukan sejak dua tahun terakhir. Dengan pengelolaan tata ruang pesantren yang baik, diharapkan dapat menjadi faktor kenyamanan para santri dalam mencari ilmu.

Bagi Pondok Ngabar, menjadi khadim (pelayan) bagi para penuntut ilmu merupakan salah satu bagian dari jihad fi sabilillah. Keputusan pesantren untuk tidak menerima santri melebihi kapasitas fasilitas yang ada adalah untuk menghindari kedzaliman kepada para santri. Pihak pesantren tidak ingin menerima terlalu banyak santri, namun fasilitas yang ada belum memadai. Maka, untuk menunjang itu semua, perbaikan dan penambahan fasilitas terus dilakukan. “Kalau semua diterima dengan kondisi yang tidak memungkinkan, maka justru itu kedzaliman yang terjadi”, tegas Ketua YPPW-PPWS, Ustadz M. Zaki Su’aidi.

Pembangunan asrama ini membutuhkan dana sebesar 3,1 Miliar dengan sumber pendanaan mandiri dari pesantren, donasi dari alumni dan simpatisan pesantren. Targetnya, pembangunan ini akan diselesaikan dalam 4-5 bulan ke depan.

Usai acara peletakan batu pertama, pimpinan pondok dan pimpinan lembaga meninjau tanah yang akan digunakan untuk perluasan asrama putri. (Amir)