Ustadz Said Abadi: LIS Harus Menjadi Garda Terdepan

 2017-11-02 13:47


Ustadz Said Abadi: LIS Harus Menjadi Garda Terdepan

Pondok Ngabar- sebuah gerakan peningkatan bahasa Arab dan Inggris merupakan suplemen penting untuk kemajuan Pondok Pesantren “Wali Songo” Ngabar (Pondok Ngabar), di antaranya dengan kaderisasi dan regenerasi kepengurusan Language Improvement Section (LIS). Pergantian pengurus LIS dari periode 2016-2017 ke LIS periode 2017-2018 telah dilaksanakan pada Kamis (12/10) malam di aula gedung Ngabar Business Center (NBC).

Acara pergantian pengurus ini dihadiri oleh Direktur Tarbiyatul Mu’alimin Al Islamiyah (TMI) Ustadz H. Said Abadi, Lc, MA, Wakil Ketua Majelis Pembimbing Santri (MPS) Putra  Ustadz Ihwanudin, S.Pd.I dan jajaran dewan guru Language Advisory Council (LAC).

Pada tahun ini, MPS Putra melantik 22 pengurus LIS periode 2017-2018 dengan ketua M. Yusril Arzaqi. Diharapkan, pengurus baru LIS bisa menularkan semangat baru dalam mendisiplinkan bahasa Arab dan Inggris di Pondok Ngabar diawali dengan menjadi teladan bagi para santri.

Dalam acara ini, Direktur TMI, Ustadz H. Said Abadi, Lc, M.A berkenan mengibarkan bendera bahasa Arab dan Inggris sebagai simbolis disiplin bahasa asing sudah berjalan di bawah kepengurusan yang baru. Para santri yang tidak menggunakan bahasa resmi ini, akan diberi peringatan dengan panggilan ke Mahkamah lughoh (Mahkamah Bahasa) oleh pengurus LIS untuk mempertanggungjawabkan pelanggarannya.

Agar penigkatan kualitas bahasa resmi ini berjalan dengan lancar, maka perlu adanya Planning, Organizing, Actuating, Controlling, Evaluating (POACE) yang baik dari berbagai pihak, khususnya LAC dan LIS. Ustadz Said Abadi berharap, para pengurus LIS yang baru dapat menjadi garda terdepan dalam menjalankan disiplin bahasa resmi di Pondok Ngabar. “Harapan kami, kalian adalah Dream Team yang akan menjadi garda terdepan”, ujar Beliau. (M. Romdhoni)