Puasa Syawwal

 2017-07-23 15:56


Puasa Syawwal

Puasa Syawwal ialah puasa yang dikerjakan sesudah hari raya ‘Idul Fitri sebanyak 6 hari. Puasa Syawwal hukumnya sunnah berdasarkan hadist Abu Ayyub Al-Anshari R.A, ia berkata Rasulullah Shallallahu A’laihi wa Sallam bersabda :

???? ????? ????????? ????? ?????????? ?????? ???? ????????? ????? ????????? ?????????

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diiringinya puasa enam hari di bulan Syawwal, maka seolah-olah ia berpuasa sepanjang massa.

Tata cara pelaksanaannya yang paling tepat adalah setelah hari raya mulai tanggal 2 Syawwal selama 6 hari berturut-turut, atau boleh juga dikerjakan tidak berurutan. Lebih utama jika puasa enam hari ini dilakukan berturut-turut, karena hal itu termasuk upaya bersegera dalam kebaikan, meskipun dibolehkan tidak berturut-turut. Namun jika ada puasa tanggungan bulan Ramadhan, maka hendaknya menutup tanggungan puasa Ramadhannya terlebih dahulu sebelum berpuasa Syawwal.

Melakukan puasa Syawwal menunjukkan kecintaan seorang muslim kepada ibadah puasa, dan menunjukkan bahwa puasa tidak memberatkan dan membosankan, selain juga merupakan pertanda kesempurnaannya iman.

Ada kemudahan dan kesulitan melaksanakan puasa syawwal. Kemudahannya sudah terbiasanya kita berpuasa menahan rasa lapar di waktu Ramadhan akhirnya kita mejalankan puasa syawwal menjadi mundah. Kesulitannya ada yang mengatakan hari raya idul fitri penuh dengan makan seadanya, dan diwaktu kita bersilaturahmi sering sekali di tawari untuk makan dan tidak enak untuk menolak.

Allah menjanjikan pahala bagi orang yang berpuasa Ramadhan dan melanjutkannya dengan puasa Syawwal dengan pahala puasa selama satu tahun sebagaimana hadist di atas. Hadist lain yang menjelaskan tentang pahala puasa Syawwal juga diriwayatkan oleh Tsauban, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

???? ????? ??????? ???????? ?????? ????????? ????? ??????? ?????????  ???? ????? ????????????? ?????? ?????? ???????????

“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal.

Diantara hikmah puasa Syawwal adalah sebagai pelengkap dan penyempurna puasa wajib, melanggengkan ampunan, dan bersambungnya amalan yang baik. (Ali Cholid)