Rindu Pondok, Alumni Kalbar Gelar Silaturrahim bersama Pimpinan

 2017-08-30 05:56


Rindu Pondok, Alumni Kalbar Gelar Silaturrahim bersama Pimpinan

PONTIANAK. Sabtu (8/7) kemarin Alumni Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar yang berada di Kalimantan Barat, menggelar kegiatan Silaturahmi sekaligus Halal bi Halal pascalebaran Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Kegiatan yang dihadiri oleh 55 alumni dari berbagai kota di Kalbar ini merupakan kegiatan pertama kali yang diadakan selama beberapa tahun terakhir, pasalnya kegiatan rutin tahunan biasanya berupa Buka Bersama dan pertemuan nonformal antaralumni. Hal ini dikarenakan kondisi geografis yang begitu luas dan jarak antarkota yang berjauhan. “Senang dan syukur alhamdulillah, kita semua, meskipun belum semuanya bisa berkumpul, tapi setidaknya ini pertemuan yang sangat ramai setelah beberapa tahun terakhir”, jelas Ust. Ridwan alumni ke-30 dalam laporan kepanitiaan.

Pertemuan yang digelar di Alianyang Resto, Jl. Alianyang no. 36 Kota Pontianak ini berlangsung begitu harmonis dan sarat akan suasana Pondok Ngabar. Hal ini didukung dengan tampilan foto dan video pondok yang tidak henti-henti ditayangkan selama acara berlangsung. Keadaan semakin haru ketika tiga lagu pondok dinyanyikan berturut-turut, mulai Mars Pelajar PPWS, Hymne Pondok, dan diakhiri dengan Hymne Alumni. Tidak jarang alumni meneteskan air mata haru selama lagu dinyanyikan. “Terharu, rindu pondok...”, ucap salah satu peserta.

Ada hal yang sedikit berbeda dalam pertemuan kali ini, yakni silaturahmi dengan Pimpinan Pondok via Video Call (vcall). Dalam kesempatan tersebut, KH. Muh. Ihsan dan KH. Moh. Tholhah yang tengah berada di Sekretariat Pimpinan hadir menyapa alumni yang sejak awal menanti agenda khusus itu.

Ust. Ridwan, sebagai perwakilan alumni menyampaikan beberapa hal kepada pimpinan terkait keadaan alumni di Kalimantan Barat. Sementara itu, Ust. Ihsan membalas dengan menanyakan satu-persatu santri/alumni yang masih beliau ingat diiringi senyum tanda kerinduan serupa yang beliau rasakan terhadap alumni.

“Kami para pimpinan pondok pesantren Wali Songo, Ust. Tholhah, Ust. Heru, mengucapkan terima kasih dan merasa bangga dan senang dengan antum semua, dengan ghiroh antum semua untuk bertemu, ini menandakan kecintaan antum semua kepada pondok masih besar”, tutur Ust. Ihsan di awal perbincangan vcall.

Beliau dalam pesannya juga menyampaikan bahwa pimpinan merasa bangga bahkan agenda yang diadakan di Pontianak ini menandakan besarnya kecintaan alumni terhadap pondok, begitu juga agenda serupa yang digelar alumni di kota-kota lainnya di Indonesia.  Beliau juga berpesan kepada semua bahwa di manapun alumni berada harus tetap menjadi “anshorul ma’had” (penolong pondok), yakni memiliki semangat dan kepedulian untuk ikut andil dalam memajukan pondok, baik mendukung melalui moril ataupun materil.

“Meski kadang-kadang sinyalnya terputus, insyaallah hati kita tidak akan terputus”, lanjut Ust. Ihsan seraya diaminkan seluruh alumni.

Di akhir percakapan beliau, Ust. Ihsan memberikan respon positif kepada setiap alumni untuk mengadakan agenda serupa di lingkungan pondok atau sebaliknya mengundang pimpinan untuk menghadiri acara serupa yang diadakan di Kalimantan Barat.

Pesan serupa juga disampaikan Ust. Tholhah, beliau menitikberatkan bahwa pengabdian pondok masih tetap dan masih harus dilakukan meski alumni tersebut tidak berada di lingkungan pondok.

Abnaai wa ayyuhal ashaby, mengabdi kepada pondok itu bukan harus menetap di pondok saja. Mengabdi itu masih bisa dan harus dilakukan meski sudah tidak di pondok, ikut berjuang mendukung dalam segala sisi”, pesan Ust. Tholhah kepada alumni yang kini telah bermetamorfosis menjadi berbagai profesi, mulai guru, PNS, hakim, tentara, pengusaha, hingga ustadz di berbagai lembaga keagamaan dan sosial kemanusiaan.

Beliau melanjutkan bahwa saat ini tengah diadakan penerimaan santri baru, Ust. Tholhah mempersilahkan kepada alumni untuk segera mendaftarkan putra-putri, kerabat, atau tetangganya sebelum pendaftaran ditutup. “Silahkan daftarkan putra-putri antum semua, saudara kerabat, ataupun tetangga untuk nyantri di pondok (Ngabar)”, pungkas beliau.

Di akhir perbincangan vcall, diselipkan agenda Serah Terima jabatan kepengurusan alumni Ngabar di Kalimantan Barat. Penyerahan dari ketua alumni Ust. Ridwan alumni 30 diberikan kepada ketua terpilih, Ady Setiawan alumni 45. Proses penyerahan disaksikan langsung oleh kedua Pimpinan Pondok sekaligus penyampaian pesan kepada kepengurusan yang baru saja dipilih.

Ust. Uus alumni ke-28, salah satu peserta asal kabupaten Sintang mengaku bersemangat untuk mengadiri acara tersebut meski berjarak lebih dari 300 km atau sekitar 9 jam perjalanan karena semangat bersilaturahmi dengan Pimpinan dan alumni lainnya. “Alhamdulillah lancar, semangatnya ingin ketemu semuanya, ingin silaturahmi dengan Pimpinan”, akunya. (Ady)