Silaturrahmi Pondok Pesantren Khalid Bin Walid

 2017-05-24 11:03


Ahad, (05/02/2017) Pondok Pesantren “Wali Songo” Ngabar mendapat kehormatan untuk kesekiankalinya dalam menjamu rombongan tamu dari Pondok Pesantren Khalid Bin Walid Riau. Bukan rombongan santri kelas akhir ataupun guru-guru pesantren, melainkan silaturrahim dari Ketua Yayasan, Pimpinan Pondok, Direktur serta Kepala Pengasuhan santrilah yang datang berkunjung.

Rombongan yang dipimpin oleh KH. Roudhlotul Firdaus, Lc ini tiba di Pondok Ngabar pada Sabtu pukul 21.00 Wib dan rombongan langsung menginap di penginapan tamu di gedung WBC. Hal ini dikarenakan jauhnya perjalanan serta esoknya langsung akan bertemu dengan Pimpinan Pondok Ngabar beserta Direktur untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman demi mengembangkan Pesantren Khalid Bin Walid dimasa yang akan datang.

Rombongan dari Pesantren Khalid Bin Walid yang terdiri dari KH. Raudhlotul Firdaus, Lc (Ketua Yayasan), H. Baihaqi Adhdhuha, Lc (Pengurus Yayasan), H. Sakinul Muttaqin, Lc (Pengasuh Pesantren), Armadi, M.Pd.I (Direktur) dan Ahmad Saefullah, S.Pd.I (Dir. Kesantrian) memiliki beberapa agenda yang harus di selesaikan secara tuntas di Pondok Ngbar ini, yakni diantaranya ; Belajar sistem pengelolaan badan wakaf pondok pesantren, Belajar sistem administrasi dan pembagian tugas serta Mu'ayasah langsung pola penanganan santri selama 24 jam. Hal ini dikarenakan Pesantren Khalid Bin Walid masih terhitung pesantren yang baru saja berdiri, sehingga membutuhkan banyak masukan-masukan salah satunya dari Pondok Ngabar yang notabene tempat KH. Raudhlotul Firdaus dahulu menimba ilmu.

Dalam acara dialog antara Pondok Ngabar dan Pesantren Khalid Bin Walid yang langsung dipimpin oleh Bapak KH. Moh. Ihsan, M. Ag dan KH. Moh. Tholhah, S. Ag yang berlangsung sejak pukul 09.00-13.00 siang tersebut mendapatkan banyak manfaat yang memang menjadi tujuan dari para rombongan. Selain dari dialog, para tamu juga langsung melihat pembelajaran serta pengkondisian kamar, asrama santri yang ada di Pondok Ngabar.
Kunjungan diakhiri dengan saling memberikan cinderamata sebagai tanda terikatnya hubungan keluarga baru yang diserta berfoto bersama. Pada keesokan harinya, rombongan dari Pesantren Khalid Bin Walid pergi bertolak meninggalkan Ngabar untuk kembali ke Riau membina kembali Pesantren Khalid Bin Walid agar menjadi lebih baik dan bermanfaat.